PONTIANAK – Bupati Kayong Utara Hildi Hamid memerintahkan jajarannya untuk mencari anak-anak berkebutuhan khusus yang ada wilayahnya untuk dimasukkan ke SLB.
Hal ini dilakukan lantaran Sekolah Luar Biasa (SLB) yang ada di Kayong Utara masih sedikit anak didiknya,
Hildi meminta semua pihak baik masyarakat maupun Dinas Pendidikan untuk menyosialisasikan secara luas kepada masyarakat atas keberadaan SLB.
“Saya perintahkan cari anak berkebutuhan khusus karena SLB yang sudah ada ini masih sedikit yang memanfaatkanya,” katanya di Kayong Utara, Kalimantan Barat, Rabu (10/5) seperti diberitakan Antara.
Ia ingin anak berkebutuhan khusus memiliki kesempatan yang sama dengan anak lainnya jika disekolahkan, “Dengan adanya keberadaan SLB ini diharapakan anak kebutuhan khusus mendapatkan hak yang sama dalam pendidikan seperti anak normal lainnya,” terangnya.
Hildi pun berharap orang tua yang memiliki anak berkebutuhan khusus tidak merasa malu untuk mendaftarkan anak mereka ke sekolah yang sudah disediakan oleh Pemkab.
“Apabila anak sekolah agar membantu ia membaca, menulis dan berkomunikasi dengan baik. Nah itu tentu harapan orang tua. Jadi orang tua harus daftarkan anaknya sekolah,”terangnya.
Sedangkan Kepala Dinas Pendidikan Kayong Utara Romi Wijaya menjelaskan anak yang berkebutuhan khusus di Kayong Utara KKU terbilang rendah karena perbandingan jumlah pelajar dengan rasio penduduk masih kecil.





