Solo Jadi Kota Pertama Peluncuran Go E-Warong

Kemensos Khofifah Indar Parawangsa. Foto: Jun Aditya/KBK

SOLO – Bantuan sosial berbasis non tunai yang merupakan kelanjutan E-warong, yakni Go E-warong diluncurkan Kementrian Sosial di Pendopo Balai Kota Solo pada Jumat (5/5/2017) sore.

Dengan Go E-warong atau layanan e-warung bergerak ini diharapkan jangkauan pendistribusian bantuan sosial dapat lebih luas. Kemensos bekerja sama dengan Bank Mandiri dan Bank BNI memberikan sebanyak tiga unit kendaraan Go E-warong kepada Pemerintah Kota Solo, berupa kendaraan roda dua yang sudah dimodifikasi hingga dapat mengangkut kebutuhan-kebutuhan pokok untuk disalurkan kepada penerima.

“Dengan Go e-Warong ini kita ingin memberikan layanan kepada keluarga kurang mampu dengan maksimalisasi penjangkauannya. Mereka yang ada di rumah-rumah bisa dilayani secara nontunai dengan bantuan pangan yang akan dibawa dalam satu motor bergerak,” kata Menteri Sosial, Khofifah Indar Parawansa, dilansir Republika.co.id.
Khofifah menjelaskan, keluarga kurang mampu tak hanya akan mendapatkan bantuan pangan nontunai, namun juga dapat memilih sendiri jenis bantuan yang diinginkan sesuai kebutuhan. Pemerintah menyediakan beberapa bantuan berupa kebutuhan pokok seperti beras dengan jenis premium, medium, dan super. Selain itu, terdapat juga telur, gula, dan minyak goreng.

Dengan ini, Solo menjadi kota pertama yang mempunyai layanan Go e-warong. Sementara itu, Mensos mengatakan nantinya layanan Go e-Warong atau layanan e-warung bergerak itu juga akan ada di Kota dan Kabupaten lainnya. Masing-masing Kota /Kabupaten ditargetkan mempunyai 5 unit layanan e-warung bergerak.

Advertisement