Status Siaga Bencana Karawang Diperpanjang hingga 26 April

ilustrasi banjir di Karawang Jawa Barat/ Foto: BNPB

KARAWANG – Status siaga bencana di Karawang diperpanjang lagi hingga 26 April 2017 karena masih tingginya curah hujan yang turun di wilayah itu sehingga potensi bencana terutama banjir masih ada.

Sekertaris BPBD Kabupaten Karawang Supriyatna mengatakan, seluruh kecamatan di Karawang siaga bencana.  Menurutnya potensi bencana terbesar di Karawang saat ini, yaitu banjir, angin ribut, dan tanah longsor.

Ada 13 kecamatan yang berada di zona merah. “Sekarang ada lagi potensi bencana lainnya, yaitu gerakan tanah di wilayah yang dekat dengan bibir Sungai Citarum,” ujarnya, kepada Republika, Kamis (6/4/2017).

Menurut Supriyatna, sejak status bencana berlaku mulai dari November 2016 hingga sekarang, belum ada kejadian bencana dalam skala besar. Adapun bencana banjir kerap menerjang Desa Karang Ligar, Kecamatan Teluk Jambe Barat. Nammun tidak separah bencana banjir 2010 lalu.

Meski demikian, lanjut Supriyatna, pihaknya tetap mewaspadai bencana. Karenanya, setiap saat pihaknya membuka layanan bagi setiap kepala desa ataupun masyarakat untuk melaporkan kejadian yang berkaitan dengan bencana.”Laporan sekecil apapun, akan kita tindak lanjuti,” ujarnya.

Advertisement