Sudah 26 Ribu Warga Sudan Selatan Melarikan Diri ke Uganda

JENEWA—Arus migrasi besar-besaran masih terjadi di Sudan Selatan. Sedikitnya 26 ribu orang warga Sudan Selatan yang hidup dengan ketidakpastian di Uganda seletalah melarikan diri dari negaranya. Data ini dihitung per tanggal 7 Juli tahun ini.

Dalam laporan UNHCR yang disampaikan di Jenewa, sebagian besar pengungsi merupakan perempuan dan anak-anak. Jumlah mereka mencapai 90 persen. Terakhir, tanggal 21 Juli lalu, diperkirakan 6.500 orang melintas di Elegu. Selain itu 659 di Moyo, 156 di Lamwo dan 642 di Oraba. Selain itu, ada 380 orang juga yang tiba di Kiryandongo.

Dilansir ReliefWeb, Juru Bicara UNHCR Andreas Needham mengatakan, kapasitas penampungan yang berada di sejumlah wilayah di Uganda tidak memadai untuk jumlah pengungsi yang terus berdatangan. “Di Kuluba, ada 1.099 pengungsi sementara kapasitasnya hanya cukup untuk 300-an,” katanya, yang dikutip Senin (25/7/2016).

UNHCR juga mendapat laporan, konflik senjata terus terjadi antara pasukan pendukung Presiden Kiir dan mereka yang setia pada Wakil Presiden Pertama Sudan Selatan, Machar. Bahkan, banyak pasukan bersenjata yang melakukan penjarahan di desa-desa. Mereka juga memaksa remaja untuk bergabung menjadi kombatan.

 

Advertisement