KOTAWARINGIN – Banjir merendam sedikitnya 14 desa di Kecamatan Bukit Santuai, Sampit-Kabupaten Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah (Kalteng), akibat luapan Sungai Mentaya.
Banjir ddiinformasikan sudah terjadi sejak tiga hari terakhir. Hingga saat ini, posisi air masih setinggi pinggang orang dewasa dan merendam ratusan rumah warga yang mengakibatkan aktivitas masyarakat dan pemerintahan lumpuh.
Camat Bukit Santuai, Pungkal mengatakan, saat ini ketinggian air yang merendam sejumlah desa di wilayahnya bervariasi, antara 30 hingga 150 cm. Ketinggian ini semakin bertambang jika hujan kembali turun.
âBanjir luapan ini sudah terjadi sejak 18 Juni. Sampai sekarang ketinggian air bukan berkurang tapi terus bertambah,â ujar Pungkal, Sabtu (22/6/2019), dikutip inews.
Kendati demikian, dia menuturkan jika warga saat ini belum bersedia mengungsi. Mereka memilih untuk tetap bertahan di rumah masing-masing.





