SUKABUMI – Banjir melanda Sukabumi, Jawa Barat akibat meluapnya Sungai Cipalabuhan di Pelabuhan Ratu dan data sementara Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sukabumi menyebut 20 unit rumah terendam.
“Kondisi paling parah berada di Kampung Babakan Gumelar, RT 02/023, Kelurahan/Kecamatan Palabuhanratu,” kata Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Sukabumi didampingi Kepala Pusat Pengendalian Operasi (Pusdal Ops) BPBD Kabupaten Sukabumi, Yana Rusyana di Sukabumi, Sabtu (14/1/2017).
Menurut dia, tidak menutup kemungkinan jumlah rumah yang terkena dampak bencana banjir yang terjadi sejak pukul 04.00 WIB pada Sabtu ini bertambah.
Adapun ketinggian air berkisar 10 cm hingga satu meter, bahkan di beberapa titik seperti Kantor Kelurahan Palabuhanratu ketinggian air mencapai 1,5 meter.
Hingga Sabtu sore, air sudah berangsur surut walaupun di beberapa titik air masih menggenangi rumah warga, fasilitas umum seperti pusat perbelanjaan dan kantor pemerintahan.
Bencana ini terjadi karena hujan deras yang mengguyur Palabuhanratu sejak Jumat (13/1) hingga Sabtu yang mengakibatkan debit air Sungai Cipalabuhan meningkat dan akhirnya meluber karena aliran yang semakin menyempit ditambah terjadi pendangkalan dasar sungai.





