IDLIB—Serangkaian serangan udara kembali mendarat di sejumlah lokasi di Suriah. Pada Rabu (13/7), serangan udara menyasar pasar provinsi Idlib dan pengeboman juga serangan proyektil menghantam provinsi Homs.
Sedikitnya 12 orang dilaporkan tewas, termasuk tiga anak-anak dan satu perempuan. Syrian Observatory for Human Rights mengatakan kemungkinan jumlah korban tewas meningkat karena beberapa orang mengalami luka kritis.
Abu Hossam, kontributor Al Jazeera di Ariha, Rabu (13/7) waktu setempat, mengatakan pesawat tempur meluncurkan empat serangan udara di sejumlah area utama kota provinsi Idlib. “Tiga serangan menargetkan pasar utama di dalam kota, banyak penjual tewas dan keluarga yang melarikan diri,” kata Hossam.
Tidak jelas pihak mana yang meluncurkan serangan udara. Sementara di Homs, sedikitnya 20 orang dilaporkan tewas oleh serangan udara pasukan pemerintah Suriah. Serangan tepatnya terjadi di Rastan dan wilayah selatan Damaskus.
Kelompok Observatory Suriah juga melaporkan bentrokan di Quneitra. Sementara kantor berita pemerintah SANA melaporkan sedikitnya satu orang tewas dan 20 orang terluka dalam serangan proyektil oleh pasukan pemberontak pada Rabu.
Pertempuran-pertempuran ini merupakan tragedi terbaru dalam sejarah perang sipil Suriah sejak Maret 2011 lalu. Observatory memperkirakan sekitar 280 ribu warga sipil telah tewas. ROL




