
NEW YORK—Utusan Palestina untuk PBB meminta Komite Palang Merah Internasional (ICRC) untuk campur tangan di Israel. Mereka meminta akhiri aksi mogok makan tahanan Palestina di penjara Israel.
Kepada Dewan Keamanan PBB, Duta Besar Riyad Mansour menyampaikan, ICRC dapat memainkan “peran memfasilitasi” untuk mencegah “konsekuensi berbahaya dari situasi ini,” katanya seperti dikutip Al Arabiya, Jumat (21/4/2017).
Sebagaimana diketahui, tahanan Palestina, yang dipimpin Marwan Barghouti, meluncarkan aksi mogok makan sejak Senin (17/4) lalu. Mereka menuntut layanan medis yang lebih baik di penjara dan diberikan akses telepon. Hingga kini aksi ini masih berlanjut, dan jika diteruskan akan mengancam nyawa para tahanan.
Sementara itu, belasan demonstran juga terlibat bentrok dengan tentara Israel pada Kamis (20/40) kemarin di depan sebuah penjara di utara Yerussalem.




