CIREBON – Gelombang tinggi hingga tiga meter membuat nelayan Cirebon, Jawa Barat tak berpenghasilan, dan salah satu nelayanmengaku terlilit hutang karenanya.
Ia adalah Sunadi (65) yang mengaku akhir-akhir ini tak memiliki pekerjaan lain selain menangkap ikan.
“Biasanya sih kalau gak melaut ya kerja bangunan atau bantu bikin perahu, sekarang lagi sepi. Mau dapat uang dari mana lagi kalau enggak utang,” ungkapnya, seperti diberitakan radar Cirebon, Jumat (17/2/2017).
Menjadi nelayan bukan satu dua tahun bagi Nadi, dia sudah melaut sejak usianya 7 tahun. Sejak 1980 Nadi sempat mengalami kemajuan ekonomi berkat pekerjaannya sebagai nelayan. Namun, sejak sakit jantung yang dideritanya pada tahun 2000, perlahan ekonominya surut. Sekarang, Nadi hanya mengandalkan tengkulak.
Begitu juga dengan Rifai (58). Pria dua orang anak ini pun terpaksa tak melaut saat cuaca buruk. Dia khawatir, tingginya gelombang akan membahayakan keselamatan.
Akibat tidak beraktivitas, Rifai tidak mendapatkan penghasilan. Untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, dia terpaksa meminjam uang kepada tetangganya. “Nunggu cuaca membaik, mau kerja juga bingung kerja apa. Terpaksa ya hutang sama tetangga,” ungkapnya.





