Tanggapi Kontroversi “Cukup Saya WNI, Anak Jangan”, Purbaya Singgung Masa Depan Indonesia

JAKARTA, KBKNEWS.id – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menanggapi pernyataan viral alumnus LPDP berinisial DS yang menyebut “cukup saya WNI, anak jangan”.

Ia menilai pernyataan tersebut berpotensi disesali di masa depan, seiring proyeksi ekonomi Indonesia yang diyakini akan semakin kuat.

Dalam Konferensi Pers APBN KiTA edisi Februari 2026 di Kantor Kementerian Keuangan, Jakarta, Senin (23/2), Purbaya menyampaikan optimisme terhadap kondisi ekonomi nasional dalam jangka panjang. Ia menyebut bahwa 20 tahun ke depan ekonomi Indonesia diperkirakan akan sangat baik.

Purbaya juga menyinggung adanya komentar yang meragukan masa depan Indonesia, termasuk pernyataan yang menyarankan agar anak tidak menjadi warga negara Indonesia. Menurutnya, dengan prospek ekonomi yang terus membaik, pandangan tersebut bisa berubah seiring waktu.

Sebelumnya, DS yang tinggal di Belanda menjadi sorotan publik setelah unggahannya di media sosial viral.

Dalam klarifikasi melalui akun Instagram pribadinya pada 22 Februari 2026, ia menyampaikan permohonan maaf secara terbuka kepada masyarakat yang merasa tersinggung atau tidak nyaman atas pernyataannya.

DS menjelaskan bahwa kalimat tersebut lahir dari rasa kecewa, lelah, dan frustrasi pribadi terhadap berbagai kondisi di Tanah Air. Ia menegaskan tidak bermaksud merendahkan Indonesia, melainkan mengungkapkan kekecewaan secara personal.

Polemik ini kemudian memicu perdebatan luas di ruang publik, terutama terkait nasionalisme, kritik diaspora, dan tanggung jawab moral penerima beasiswa negara.

Advertisement

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here