GAZA – Pasukan Israel telah menargetkan beberapa posisi di Jalur Gaza dengan serangan darat dan udara untuk kedua kalinya dalam satu hari.
Tentara Israel mengkonfirmasi bahwa mereka melakukan serangan terhadap posisi gerakan perlawanan Palestina Hamas untuk kedua kalinya Senin (11/12/2017) malam.
Dilansir Presstv, mereka mengklaim bahwa serangan tersebut merupakan reaksi terhadap tembakan roket dari Jalur Gaza ke daerah yang tidak berpenghuni di wilayah-wilayah pendudukan tanpa menimbulkan luka-luka.
Jalur Gaza telah berada di bawah pengepungan Israel sejak Juni 2007. Blokade tersebut telah menyebabkan penurunan standar hidup dan juga tingkat pengangguran yang belum pernah terjadi sebelumnya dan kemiskinan yang tak henti-hentinya.
Rezim Israel menolak sekitar 1,8 juta orang di Gaza hak dasar mereka, seperti kebebasan bergerak, pekerjaan dengan upah yang layak serta perawatan kesehatan dan pendidikan yang memadai.




