DUBAI -Laporan akhir Kanada tentang ditembak jatuhnya pesawat Ukraina mengatakan keputusan itu dibuat oleh seorang pejabat senior Iran, Al-Arabiya TV melaporkan.
Laporan forensik Kanada menyatakan bahwa Iran mengabaikan beberapa risiko, yang menyebabkan kecelakaan fatal pada 8 Januari 2020.
Laporan itu juga menambahkan bahwa Iran gagal memberikan penjelasan yang memadai atas jatuhnya pesawat, yang menewaskan 176 orang di dalamnya.
Sebelumnya pada bulan Juni, juru bicara Kementerian Luar Negeri Ukraina mengatakan mereka menolak proposal Iran untuk membayar $ 150.000 sebagai kompensasi untuk setiap korban korban pesawat PS752.
Dikutip dari ArabNews, Kamis (24/6/2021), Oleg Nikolenko mengatakan kompensasi kepada keluarga merupakan langkah penting untuk keadilan, tetapi pertama-tama kebenaran penuh di balik keadaan kecelakaan pesawat diperlukan.





