
GAZA – Seorang paramedis Palestina, Hamdan Abu Anaba, dilaporkan tewas saat berada di dalam tahanan Israel setelah ditangkap di Kompleks Medis Nasser di Khan Younis, Gaza Selatan
Kementerian Kesehatan Gaza, Sabtu (14/9/ 2024), menyampaikan bahwa Anaba bersama rekan-rekannya ditangkap pada Desember lalu saat menjalankan tugas sebagai tenaga medis.
Kementerian Kesehatan Gaza menyerukan agar organisasi internasional dan lembaga hak asasi manusia menyelidiki nasib para tenaga medis yang ditangkap ketika sedang menjalankan tugas kemanusiaan.
Sejak dimulainya perang di Gaza pada bulan Oktober, lebih dari 885 tenaga medis dilaporkan tewas dan 310 lainnya ditahan, menurut laporan kantor media pemerintah Palestina.
Pasukan Israel menangkap empat paramedis, termasuk Anaba, pada 2 Desember tahun lalu meskipun mereka sudah berkoordinasi sebelumnya untuk mengevakuasi korban luka dari Khan Younis.
Meskipun Dewan Keamanan PBB telah mengeluarkan resolusi untuk gencatan senjata, Israel tetap melanjutkan serangannya di Gaza, menyebabkan lebih dari 41.000 orang tewas, mayoritas perempuan dan anak-anak, serta lebih dari 95.000 orang terluka.
Blokade yang terus berlanjut di wilayah Gaza juga menyebabkan krisis kemanusiaan dengan kekurangan makanan, air bersih, dan obat-obatan. Israel kini menghadapi tuduhan genosida di Pengadilan Internasional atas tindakannya di Gaza.




