Terlalu Lama Tak Sekolah karena Pandemi, Belasan Pelajar SMP di Bone Bolango Putuskan Nikah Muda

ilustrasi -Republika

BONE BOLANGO – Bupati Bone Bolango Provinsi Gorontalo Hamim Pou menyebutkan 11 pelajar sekolah menengah pertama (SMP) di daerah itu memutuskan menikah muda saat pandemi COVID-19 karena terlalu lama tidak ada pembelajaran di sekolah.

Dia mengaku terkejut ada 11 siswa di wilayahnya yang nikah muda. “Mereka kawin muda, padahal tidak boleh itu. Ada 11 siswa SMP di Bone Bolango ini sudah kawin,” katanya, dilansir Antara.

Menurut Undang-undang Perkawinan, usia pernikahan itu sudah diatur dan ditentukan batas minimal umur perempuan dan laki-laki berapa tahun.

“Kalau menikah di usia atau umuran SMP, tentu ini melanggar UU Perkawinan tersebut,” ungkapnya.

Hamim pun merasa khawatir kalau pembelajaran tatap muka di sekolah tidak kunjung dibuka, maka akan banyak terjadi siswa-siswi yang kawin muda atau tidak kawin tapi ada perempuan-perempuan yang melahirkan dan tidak diketahui siapa ayahnya.

“Tidak ada tanggung jawabnya. Mereka hanya pukul lari atau coba-coba dan sebagainya,” ujar Hamim.

Dia pun mendorong pembelajaran tatap muka ini cepat-cepat dilakukan, karena sudah terlalu lama dan dikhawatirkan semakin menurunkan kualitas sumber daya manusia (SDM).

 

Advertisement