Tidak Ada WNI Korban Serangan Israel ke Pelabuhan Yaman

Ilustrasi: Serangan AS-Inggris di Sanaa, Yaman, Sabtu (25/2/2024). (Foto: ANTARA/Anadolu)

JAKARTA – Kementerian Luar Negeri memastikan bahwa tidak ada warga negara Indonesia (WNI) yang menjadi korban dalam serangan udara Israel di Pelabuhan Hudaidah, Yaman, Sabtu (20/7/2024).

“KBRI Muscat telah berkomunikasi dengan para WNI yang tinggal di wilayah Hudaidah. Hingga saat ini tidak ada WNI yang menjadi korban serangan,” kata Direktur Perlindungan WNI dan BHI Kemlu, Judha Nugraha, dilansir dari Antara, Minggu (21/7/2024).

Menurut catatan KBRI Muscat, terdapat 19 orang WNI yang tinggal di wilayah Hudaidah. Serangan udara Israel di pelabuhan Al Hudaidah, Yaman barat, pada Sabtu menewaskan sedikitnya dua orang dan melukai 80 lainnya.

“Kejahatan musuh Israel yang menargetkan provinsi Al Hudaidah telah menewaskan dua orang dan melukai 80 lainnya, sebagian besar dari mereka mengalami luka bakar parah,” kata Kementerian Kesehatan yang berafiliasi dengan Houthi, menurut kantor berita SABA milik kelompok tersebut.

Sebelumnya, penyiar Al-Masirah melaporkan bahwa serangan udara tersebut menargetkan fasilitas penyimpanan minyak di pelabuhan Al Hudaidah.

Stasiun televisi tersebut juga menayangkan gambar kebakaran besar yang diklaim terjadi setelah serangan udara di pelabuhan kota tersebut.

Situs Israel Walla mengutip seorang pejabat AS yang tidak disebutkan namanya melaporkan bahwa “Angkatan Udara Israel menyerang sasaran di kota Al Hudaidah di Yaman.”

Advertisement

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here