LOMBOK – Tim SAR korban Gempa Lombok masih terus berusaha mengevakuasi korban Gempa Lombok yang tertimpa bangunan di Masjid Jamiul Jamaah di Desa Karang Pangsor, Pemenangan, Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat.
Koordinator Evakuasi Aksi Cepat Tanggap (ACT) Lukman Solehudin yang turut serta melakukan proses evakuasi mengatakan, pihaknya mengalami beberapa kendala untuk bisa mengevakuasi sejumlah korban yang diduga masih ada tertimpa reruntuan bangunan.
Dia juga mengatakan alat berat pun belum bisa mengangkat reruntuhan bangunan dikarenakan material bagunan yang padat dan keras. Menurut Lukman, Tim ACT bersama Basarnas, TNI saat ini masih terus mempelajari medan untuk bisa mengevakuasi korban.
“Alat berat juga belum bisa karena kondisi reruntuhan yang padat dan keras. Ditambah besi-besi. Strategi selanjutnya, kita harus mencari titiknya dan membaca medan. Karena emang enggak bisa diterawang. Satu titik yang lain beda penanganan,” ujarnya, dikutip Sindonews, Rabu (8/8/2018).





