LOMBOK – Tim Basarnas kembali menemukan lagi satu korban gempa tertimbun puing rumah di Desa Tanjung, Lombok Utara, dimana korban ditemukan sudah dalam keadaan meninggal dunia, Rabu (8/8/2018).
Jenazah ditemukan dalam reruntuhan rumah dengan bantuan eskavator.
Agus warga setempat kepada Antara menjelaskan proses evakuasi berlangsung selama sekitar delapan jam. Sementara itu, Dewa salah satu anggota Basarnas belum bisa menyebutkan identifikasi.
Menurut warga sekitar korban belum bisa dikenali sebagai pemilik rumah, sebab rumah yang rubuh tersebut merupakan bangunan toko kelontong.
Ada kemungkinan warga yang datang untuk membeli keperluan rumah tangga, karena ketika gempa berlangsung karena toko tersebut ramai pembeli.
Sebelumnya, Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana Willem Rampangilei mengungkapkan jumlah korban meninggal akibat gempa bumi di Lombok, yang terdata hingga Selasa pukul 12.00 Wita mencapai 108 orang.





