
TIMNAS PSSI Garuda diharapkan muncul sebagai kuda hitam dalam Grup C putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia setelah berhasil menahan tim unggulan Arab Saudi 1 -1 dalam laga di Stadion King Abdullah, Jeddah, Jumat dinihari WIB (6/9).
Bisa dibilang, Tim Garuda dianggap underdog di Grup C yang dihuni para raksasa Sepakbola Asia dan Oceania di mana klasemen sementara, dipuncaki tim Samurai Biru Jepang dengan tiga angka setelah membantai China 7 – 0 (5/9), disusul Bahrain (tiga poin), Arab Saudi (satu poin), Timnas Garuda (satu poin) dan Australia (nol poin).
Timnas Indonesia besutan Shin Tae-yong unggul lebih dahulu via gol Ragnar Oratmangoen (19′), tuan rumah Arab Saudi lantas menyamakan kedudukan berkat torehan Musab Al Juwayr (45+3′) pada masa injury time babak pertama.
Di mata Shin Tae-yong, hasil imbang lawan Saudi kian menegaskan perkembangan timnas Indonesia. “Indonesia tak seperti tim-tim sebelumnya. Kuda hitam baru di level AFC,” ucap Shin Tae-yong dalam sesi konferensi pers usai laga Arab Saudi vs Indonesia.
Ketangguhan timnas kemabli akan diuji dalam laga lawan Australia akan digelar pada Selasa (10/9) di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Selasa malam (10/9) pukul 19:30 .
“Kami akan menciptakan banyak kejutan lagi di tingkat AFC dalam beberapa tahun ke depan,” tutur Shin Tae-yong optimistis.
Aksi heroik para penggawa timnas terutama kiper Marteen Paes, Jay Idzes dan Ragnar Oratmangun membuat tim Saudi besutan pelatih asal Italia, Roberto Mancini dibuat kesulitan untuk menciptakan kans konkret mencetak gol.
Memasuki babak kedua, Arab Saudi meningkatkan tempo permainan dan lebih sering masuk area kotak penalti Indonesia, namun lawan tetap tak mampu menggetarkan jala gawang timnas Indonesia untuk kedua kalinya.
Gagalkan penalti
Kans terbaik Arab Saudi via sepakan penalti Salem Al Dawsari (79′) juga mentah di tangan Maarten Paes, kiper yang mencatatkan debut penampilan bersama timnas Indonesia.
“Saya memberi kepercayaan yang sangat tinggi kepada pemain. Kami punya target utama yang sama di ajang ini.” “Saya akan terus memotivasi pemain dan tim untuk mencapai tujuan kami,” ucap STY.
Jelang laga melawan Arab Saudi pada sesi pembuka putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia Grup C, tim Garuda memiliki catatan kurang menguntungkan karena tak pernah menang dari tim berjuluk The Falcons tersebut.
Dikutip dari 11v11, dalam 11 kali petemuan Timnas Indonesia dan Arab Saudi selalu berakhir dengan kekalahan, kekalahan terbesar dialami pada 17 Oktober 2003 pada Kualifikasi Piala Asia 2004 dengan skor 0-6.
Sementara itu, di luar 11 laga itu Indonesia mendapatkan hasil imbang sekali pada 7 Oktober 2011. Saat itu, keduanya bermain sama kuat 0-0 pada laga uji coba.
Pada momen itu, Indonesia berada di peringkat 139 dunia, sedangkan tim yang kini diasuh Roberto Mancini itu menghuni peringkat 97 dunia.
Berikut ini daftar skor 11 kali laga antara Timnas laan Arab Saudi sbb:
Arab Saudi 3-1 Indonesia (30 September 1981) Arab Saudi 2-0 Indonesia (25 September 1986 Arab Saudi 4-1 Indonesia (29 November 1996) Arab Saudi 5-0 Indonesia (10 Oktober 2003) Arab Saudi 6-0 Indonesia (17 Oktober 2003) Arab Saudi 3-0 Indonesia (18 Februari 2004) Arab Saudi 3-1 Indonesia (12 Oktober 2004) Arab Saudi 3-1 Indonesia (14 Juli 2007) Arab Saudi 0-0 Indonesia (7 Oktober 2011) Arab Saudi 2-1 Indonesia (23 Maret 2013) Arab Saudi 1-0 Indonesia (5 Maret 2014)
Ayo Garuda maju terus, jangan cepat berpuas diri, perjuangan masih jauh.




