Tips Persiapan Mudik yang Nyaman untuk Anak

Berbagai cara bakal dilakukan pemudik untuk menyiasati larangan mudik pada 6 sampai 17 Mei. Daripada sengsara dan cari perkara lebih baik mengurungkannya karena ada 313 titik penyekatan yang akan disiapkan aparat untuk mencegahnya.

JAKARTA – Mudik lebaran menjadi momen yang paling ditunggu disaat menjelang hari raya Idul Fitri, namun mudik bersama anak menjadi tantangan tersendiri.

Menyikapi hal tersebut,  Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Bintang Puspayoga mengingatkan para orang tua agar menciptakan perjalanan mudik yang aman, nyaman, dan menghindari hal-hal yang tidak diinginkan selama mudik berlangsung.

Dia mengimbau, demi keselamatan dan kenyamanan anak-anak dalam perjalanan mudik,  terutama perempuan dan anak untuk dapat mempersiapkan segala sesuatunya selama perjalanan dari hal-hal yang sifatnya kebutuhan spesifik yang harus dibawa selama perjalanan, sampai dengan kembali lagi ke Jakarta.

Bintang juga berpesan kepada para penyedia jasa transportasi umum untuk menyiapkan transportasi mudik yang layak bagi anak dan aman menempuh perjalanan jauh, nyaman, aman, seperti menyiapkan ruang khusus yang dapat memberikan kesempatan kepada ibu menyusui untuk memberikan ASI kepada anaknya.

Selama diperjalanan menggunakan transportasi publik, Bintang juga mengingatkan kepada orang tua untuk membekali anak-anak jangan sembarangan percaya dengan orang asing.

“Jangan pernah melepaskan pengawasan terhadap anak-anak. Ajarkan anak-anak agar berhati-hati dengan tawaran makanan, minuman, atau mainan dari orang yang tidak dikenal. Selain itu, alangkah baiknya jika membekali anak dengan tanda pengenal di kantong celana atau bajunya untuk mengantisipasi anak terpisah dari ayah dan ibu di tempat keramaian,” saran Bintang.

Bagi keluarga yang masih memiliki bayi juga balita, Bintang mengingatkan, sebaiknya jangan bepergian jauh menggunakan sepeda motor, karena dikhawatirkan dapat melelahkan dan berisiko bagi kesehatan anak-anak kita.

Menteri PPPA kembali mengingatkan, dalam perjalanan mudik nanti bagi masyarakat apabila melihat atau mengalami kekerasan terhadap perempuan dan anak dapat menghubungi layanan Sahabat Perempuan dan Anak (SAPA 129) pada Hotline 129 atau Whatsapp di nomor 08111-129-129, atau melapor ke UPTD PPA/P2TP2A yang telah tersebar di berbagai wilayah di Indonesia.

Advertisement