JAKARTA, KBKNews.id – Kementerian Kesehatan Palestina mengungkapkan bahwa sedikitnya 56.647 warga Palestina telah meninggal dunia akibat agresi militer Israel di Jalur Gaza sejak Oktober 2023.
Dalam laporan terbarunya, Selasa (1/7/2026), kementerian menyebutkan bahwa dalam 24 jam terakhir, 116 jenazah telah dievakuasi ke rumah sakit, sementara 463 orang lainnya mengalami luka-luka. Jumlah total korban luka akibat serangan Israel kini mencapai 134.105 orang.
“Banyak korban masih terperangkap di bawah reruntuhan dan di jalanan karena tim penyelamat tidak dapat menjangkau mereka,” ujar Kementerian tersebut, dilansir dari Anadolu.
Sejak melanjutkan serangan ke Gaza pada 18 Maret, Israel telah menewaskan 6.315 orang dan melukai 22.064 lainnya, meskipun telah disepakati gencatan senjata dan pertukaran tahanan pada Januari lalu.
Pada November tahun lalu, Mahkamah Pidana Internasional (ICC) mengeluarkan surat perintah penangkapan terhadap Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu dan mantan Menteri Pertahanan Yoav Gallant atas tuduhan melakukan kejahatan perang dan kejahatan terhadap kemanusiaan di Gaza.
Selain itu, Israel saat ini juga tengah menghadapi gugatan genosida di Mahkamah Internasional atas tindakannya di wilayah Gaza.




