
GAZA – Bulan Sabit Merah Palestina (PRCS) mengungkapkan bahwa sekitar 37 ibu Palestina tewas setiap hari di Jalur Gaza. Kondisi ini menyebabkan keluarga mereka hancur dan anak-anak kehilangan perlindungan.
PRCS menyampaikan dalam pernyataannya, Kamis (22/3/2024), bahwa saat negara-negara di dunia Arab merayakan Hari Ibu, 37 ibu Palestina tewas setiap harinya akibat agresi Israel yang telah berlangsung selama 167 hari di Jalur Gaza.
Dilansir dari WAFA, Masyarakat Tahanan Palestina (PPS) dan Komisi Tahanan dan Mantan Tahanan juga mencatat bahwa 28 ibu Palestina yang ditahan di penjara-penjara Israel tidak diberi hak untuk merayakan peringatan tersebut bersama anak-anak mereka.
Sejak awal agresi Israel pada 7 Oktober 2023, sekitar 31.988 orang telah tewas dan 74.188 lainnya terluka. Mayoritas korban adalah anak-anak dan perempuan.




