Tripoli-Bentrokan berlanjut untuk hari kedua antara milisi-milisi bersenjata berat di ibukota Libya, Tripoli.
Kekerasan itu menjadi yang terburuk di sana dalam dua tahun belakangan.
Dilansir AFP, seorang saksi pada hari Jumat (2/12) mengatakan pertempuran senjata di distrik Nasr Forest dan kawasan di dekatnya dilakukan milisi-milisi yang berebut kekuasaan atas kota itu.
Bentrokan dimulai pada hari Kamis dan dilaporkan menyebabkan delapan orang tewas. Selama jeda kekerasan Kamis malam, warga yang panik mengantre di pom bensin daerah itu.
Tripoli dijalankan aliansi rapuh dari berbagai grup bersenjata dan faksi. Bentrokan antar mereka terjadi hampir setiap hari.
Lima tahun setelah revolusi 2011 yang menggulingkan Moamer Gaddafi pada 2011, Libya dilanda kekerasan dan kekacauan politik karena banyak grup yang berusaha mendapatkan kekuasaan penuh.
Pemerintahan Nasional Libya (GNA) yang didukung Persatuan Bangsa-Bangsa didirikan pada Maret, dengan harapan mengembalikan kekuasaan pusat dan menghabisi ancaman dari kelompok militan Islamic State (ISIS).





