AMERIKA SERIKAT – Turki telah meminta secara resmi pada pemerintah Amerika Serikat yang berada dalam kepemimpinan Presiden Barrack Obama untuk segera melakukan ekstradisi Fetullah Gulen.
Atas permintaan resmi tersebut, seperti dilaporkan VOA, Rabu (24//8/2016), juru bicara Departemen LN Mark Toner mengatakan Amerika sedang mempertimbangkan alasan-alasan permintaan itu.
Namun Toner tidak mau membeberkan lebih lanjut alasan permintaan Turki untuk mengekstradisi Gulen, dan ia menampik ada hubungannya dengan kudeta gagal yang dilakukan di Turki, 15 juli 2016 lalu.
Ia hanya menegaskan sampai sekarang, Amerika masih mempelajari informasi yang diberikan Turki untuk menunjukkan kesalahan Gulen.
Diketahui, Presiden Turki Reccep Tayip Erdogan telah menuding Gulen sebagai dalang dibalik kudeta yang sempat akan menggulingkan dirinya. Gulen yang kini tinggal di Pensylvania sudah berkali-kali menyangkal keterkaitan apapun dengan kudeta tersebut.




