Turki, Rusia, Iran Sepakat Tolak Upaya AS Perangi Terorisme di Suriah

ANKARA – Para pemimpin Turki, Rusia dan Iran pada pertemuan Senin (16/9/2019) menekankan komitmen kuat terhadap kedaulatan Suriah dalam sebuah pernyataan bersama menyusul pertemuan trilateral tentang Suriah.

“Para Presiden menekankan komitmen kuat mereka pada kedaulatan, kemerdekaan, persatuan dan integritas teritorial Republik Arab Suriah serta tujuan dan prinsip-prinsip Piagam PBB,” bunyi pernyataan bersama yang dikeluarkan setelah pertemuan tiga negara.

Pernyataan itu muncul setelah Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan, Presiden Rusia Vladimir Putin, dan Presiden Iran Hassan Rouhani bertemu di ibu kota Turki, Ankara untuk kelima kalinya untuk membahas situasi di Suriah.

Menurut pernyataan itu, para pemimpin membahas situasi di timur laut Suriah dan “meninjau perkembangan setelah pertemuan terakhir mereka di Sochi pada 14 Februari 2019 dan menegaskan kembali tekad mereka untuk meningkatkan koordinasi trilateral mengingat perjanjian mereka.”

Konflik Suriah hanya dapat diselesaikan melalui “proses politik yang difasilitasi PBB yang dipimpin-Suriah dan dimiliki-Suriah sesuai dengan Resolusi 2254 Dewan Keamanan PBB,” kata para pemimpin.

Para pemimpin juga menolak semua upaya untuk “menciptakan realitas baru” di tanah di Suriah dengan dalih memerangi terorisme, yang merujuk pada dukungan AS untuk teroris YPG / PKK, seolah-olah untuk memerangi ISIS.

Pernyataan itu juga menyuarakan “tekad mereka untuk menentang agenda separatis yang bertujuan merongrong kedaulatan dan integritas wilayah Suriah serta mengancam keamanan nasional negara-negara tetangga.”

 

Advertisement