UNHCR: 1,5 Juta Penduduk Sudan Selatan Mengungsi karena Konflik

Ilustrasi Warga sipil Sudan Selatan berlari menyelamatkan diri dari pertempuran di pangkalan militer PBB di kota Malakal, 18 Februari 2016 lalu/ VOA

SUDAN SELATAN – Jumlah pengungsi yang melarikan diri Sudan Selatan menurut Badan Pengungsi PBB, UNHCR, sudah mencapai 1,5 juta warga, dan membuat negara ini menjadi negara ketiga yang mengkhawatirkan akibat perang setelah Suriah dan Afghanistan.

“Dengan perpindahan besar-besaran ini, Sudan Selatan saat ini menghadapai krisis pengungsi terbesar Afrika dan yang ketiga setelah Suriah dan Afghanistan di dunia,   dengan sedikit perhatian dan tingkat  kekurangan dana yang kronis,” kata lembaga itu, Jumat (10/2/2017), dikutip dari Al Jazeera.

“Kami mangajak semua pihak yang terlibat dalam konflik untuk melakukan  resolusi damai untuk menghentikan krisis.” ajaknya.

William Spindler dari UNHCR, mengatakan bahwa pada tahun 2016 saja, sekitar 760.000 melarikan diri negara itu, termasuk 500.000 pada semester kedua tahun ini, ketika konflik bersenjata masih terus terjadi dan sekarang di tahun keempat hal tersebut semakin intensif.

Lebih dari 60 persen dari pengungsi adalah anak-anak, dan dalam kondisi yang sangat mengkhawatirkan dimana mereka  kekurangan gizi dan menderita trauma.

Advertisement