PAMEKASAN – Sejumlah wilayah di Kabupaten Pamekasan, Jawa Timur, dilanda longsor dan warga Dusun Pancong, Desa Waru Timur, Kecamatan Waru, Pamekasan terisolir, karena akses lalu lintas satu-satunya tertutup material longsoran tanah.
“Sejak kemarin hingga hari ini, kami telah menerjunkan anggota membantu mengevakuasi material longsoran tanah yang menutup jalur lalu lintas disana,” kata Pasi Intel Kodim 0826 Pamekasan Kapten Darminto, dilansir Antara, Jumat (10/2/2017) malam.
Selain di Kecamatan Waru, Pamekasan bencana tanah longsor di Kabupaten Pamekasan juga terjadi di Kecamatan Kadur, dan sebagian di Kecamatan Pakong, Pamekasan.
Curah hujan tinggi selama tiga hari dan banyaknya pohon yang ditebang tanpa adanya peremajaan, menjadi salah satu penyebab terjadinya tanah longsor.
Pasi Intel Darminto menjelaskan, pihaknya selalu berkoordinasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pemkab Pamekasan setiap ada kejadian musibah bencana alam.
Berdasarkan data BPBD Pemkab Pamekasan, Kecamatan Waru merupakan satu dari enam kecamatan yang masuk daerah rawan longsor.
Lima kecamatan lainnya masing-masing, Kecamatan Kadur, Pakong, Pegantenan, Batumarmar, dan Kecamatan Pasean. “Kami telah memasang rambu-rambu peringatan di enam kecamatan yang masuk daerah rawan longsor ini,” kata koordinator Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Pemkab Pamekasan Budi Cahyono.





