JAKARTA, KBKNEWS.id – Kantor Perdana Menteri Israel membantah rumor yang beredar di media sosial mengenai kematian Benjamin Netanyahu.
Pihaknya menegaskan bahwa Netanyahu dalam kondisi baik dan kabar tersebut merupakan berita palsu.
Isu itu mencuat setelah sejumlah pengguna media sosial mengklaim bahwa Netanyahu telah dibunuh.
Seorang koresponden dari Anadolu Agency bahkan menanyakan langsung kepada kantor Netanyahu terkait kabar tersebut.
Menanggapi hal itu, kantor Perdana Menteri Israel menyatakan bahwa informasi tersebut tidak benar. “Itu adalah berita palsu. Perdana Menteri baik-baik saja,” demikian pernyataan kantor Netanyahu.
Rumor tersebut bermula dari sebuah video konferensi pers yang diunggah Netanyahu di akun X (sebelumnya Twitter). Dalam video itu, beberapa pengguna media sosial mengklaim melihat enam jari di tangan kanan Netanyahu, sehingga memicu spekulasi bahwa rekaman tersebut dibuat menggunakan kecerdasan buatan (AI).
Pada detik ke-35 video, saat Netanyahu mengangkat tangannya, terlihat bagian daging di dekat jari kelingking yang oleh sebagian orang dianggap sebagai jari keenam. Hal ini kemudian disebut sebagai “glitch jari”, yakni kesalahan visual yang sering muncul pada gambar atau video yang dihasilkan AI.
Selain itu, beberapa pengguna juga menyoroti latar belakang video tersebut. Tirai di belakang Netanyahu terlihat bergerak dengan pola yang sama, sementara dua bendera Israel di sisi lain tampak tidak bergerak, sehingga memicu kecurigaan bahwa video tersebut tidak asli.
Namun klaim tersebut juga dibantah oleh pengguna lain yang menyebut bahwa banyak orang kini menggunakan latar belakang virtual dalam video, seperti yang biasa dilakukan oleh penyiar berita.





