JAKARTA – Kisah mengharukan ini datang dari sepasang suami istri (pasutri) yang menjadi seorang mualaf. Ialah pasangan Agus Eko dan Sara Dede Amaliya yang dipanggil oleh Allah tak lama setelah bersyahadat.
Yang membuat pilu kepergian pasutri tersebut meninggalkan tiga orang putri yang menjadi yatim piatu hanya dalam waktu sekejap. Ketiga putri tersebut adalah Riska (10) Shelly (9) dan paling bontot Asti yang masih berusia 1 tahun.
Eko adalah pria yang berasal dari Jombang, Jawa Timur, sedangkan Sara Dede adalah wanita dari Bandung, Jawa Barat. Cerita menyedihkan dan kemudian menjadi viral di media sosial itu muncul setelah foto-foto ketiga putri seorang mualaf tersebut diunggah di akun facebook @Nur Qudus Usman.
Nur Qudus adalah Dekan Fakultas Teknik Universitas Negeri Semarang (Unes), Semarang, Jawa Tengah.Dalam postingannya ia mengatakan bahwa 9 bulan yang lalu Masjid Baitussalam Semarang kedatangan tamu keluarga mualaf bersama 3 putrinya.
“Beliau sempat menjadi muazzin, Allah berkehendak di hari ke 3, setelah azan dan sholat subuh beliau wafat,” tulis Nur dalam postingannya.
Nur melanjutkan, pada idul fitri kemarin sang istri dan ke tiga anaknya silahturahmi ke keluarga di Mlayang Purbalingga. Tiba-tiba putri ke 2 nya tercebur ke sungai dan ibundanya berusaha menolong. Shelly berhasil diselamatkan namun naas ibunda hanyut dan ditemukan 30 menit kemudian dalam kondisi tak bernyawa.
Menurut Nur ketiga putrinya yang kini telah menjadi yatim piatu itu beberapa waktu lalu bertemu dengan dirinya di Semarang. Saat ini, ketiganya tinggal bersama saudara orangtuanya di Purbalingga, Jawa Tengah.





