JAKARTA — Dalam rangka mengkampanyekan wakaf, Dompet Dhuafa mengadakan sosialisasi gerakan wakaf dengan mengajak masyarakat di Car Free Day (CFD) Minggu (29/09).
Acara di awali dengan senam bersama pada pukul 06.00 WIB dan dilanjutkan dengan jalan santai (long march), pertunjukan seni pantomim, pemeriksaan kesehatan, serta talkshow wakaf bersama Fairuz A. Rafiq.
General Manager Wakaf Dompet Dhuafa Boby Manulung menjelaskan hari ini Dompet Dhuafa memulai langkah awal untuk mengajak semua elemen masyarat terutama anak anak muda untuk mengenal apa itu wakaf dan bagaimana cara berwakaf yang sekarang sudah sangat mudah untuk dilakukan.
“Acara yang bertajuk wakeup wakaf ini adalah kick off Dompet Dhuafa untuk membangunkan orang yang belum tersadar untuk melakukan ibadah donasi, sekarang bisa dilihat bagaimana wakaf belum menjadi pilihan berdonasi, oleh karena itu kita ingin mengajak semuanya dan memberi tahu bahwasanya wakaf ini bukan hanya bisa dilakukan oleh orang kaya, tetapi untuk masyarakat menengah kebawah dan anak anak muda juga bisa berdonasi untuk wakaf berapapun nonimalnya, ” ungkal Boby
Dompet dhuafa sebagai pintu masuk berwakaf telah mengembangkan program berbasis wakaf produktif.
Di antaranya, RS Rumah Sehat Terpadu Parung, Bogor, yang telah melayani lebih dari 15 ribu dhuafa per bulan disektor pertanian juga mengembangkan Kampung Agroindustri di Kebun Indonesia Berdaya, Subang, Jawa Barat.
Di bidang pendidikan, Dompet Dhuafa mengembangkan wakaf produktif pada Sekolah SMART Ekselensia Parung dan Cibinong, sertaPesantren Hafidz Village yang akan dibangun di Lido, Jawa Barat.
Selain itu, di bidang ekonomi, Dompet Dhuafa juga melakukan pengembangan Sentra Ternak, Perikanan, Kampung Wisata, dan Pemberdayaan Ekonomi lainnya yang memberikan dampak sosial yang luas, khususnya dalam pengentasan kemiskinan.
Adapun Direktur Wakaf Dompet Dhuafa Yuniarko berharap nantinya dengan perkembangan wakaf yang kian modern dan mudah bisa menambah minat dari masyarakat untuk berwakaf.
“Diharapkan dengan sosialisasi kemudahan serta gerakan Wake Up! Wakaf di Car Free Day (CFD) dapat menambah minat masyarakat dalam berwakaf sehingga pertumbuhan pembangunan dan ekonomi nasional cepat terealisasikan. Seperti saat ini Indonesia masih tertinggal baik system pembangunan dan ekonomi dari Negara Asean lainnya, tapi dengan meningkatnya masyarakat untuk berwakaf tidak mungkin pembangunan Indonesia bisa sejajar dengan bangsa lain bahkan melebihinya”, tutup Yuniarko





