SERANG – Badan Wakaf Indonesia (BWI) bekerja sama dengan Dompet Dhuafa untuk berinovasi dalam pengelolaan dana wakaf untuk pembangunan Rumah Sakit (RS) Mata Achmad Wardi yang jauh lebih bermanfaat bagi kaum Dhuafa khususnya. Sebagai bentuk dukungan kepada Dhuafa dan program Pemerintah dalam bidang kesehatan.
Di tahun ini, RS Mata Achmad Wardi melakukan grand launching Retina dan Glaukoma Center yang disiarkan langsung melalui kanal Youtube dan zoom virtual. Diresmikan oleh Wakil Presiden Republik Indonesia, Maruf Amin secara daring dan dihadiri pula secara daring Menkeu Sri Mulyani, Menag Fachrul Razi, Walikota Serang, Badan Pengelolaan Keuangan Haji (BPKH), Ketua BWI M.Nuh, Ketua Yayasan Dompet Dhuafa Republika, Nasyith Majidi dan juga beberapa perwakilan dari bank Syariah.
“Saya berterima kasih kepada BWI atas undangannya untuk meresmikan RS Achmad Wardi, rumah sakit ini adalah rumah sakit mata yang pertama di Asia yang dibangun melalui dana wakaf dan retina center juga melalui dana wakaf,” ucap Wapres dalam sambutannya, Rabu (21/10/2020).
Wapres Maruf Amin menambahkan pembangunan RS Achmad Wardi ini merupakan langkah nyata dari pengumpulan dana wakaf maka dari itu harus kembali perlu ditingkatkan.
“Wakaf dipahami hanyas ebatas tanah saja padahal wakaf bisa berupa uang dan surat berharga, dan potensi wakaf tunai bisa diperoleh dari donasi. Dengan wakaf tunai semua bisa menjadi wakif,” sambungnya.
Sepertidiketahui, Badan Wakaf Indonesia melakukan penghimpunan dana wakaf dengan nilai donasi yang terhimpun adalah Rp 50,849,000,000,-(Lima puluh milyar delapan ratus empat puluh sembilan juta rupiah). Dana tersebut dibelikan Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) sebagai Cash Waqf Linked Sukuk (CWLS) dengan diskonto dan Imbal hasilnya digunakan untuk membiayai Pembangunan Retina Center Rumah Sakit Mata Achmad Wardi.
Untuk mengakselerasi Pembangunan Retina Center, Rumah Sakit Mata Achmad Wardi juga mendapat dukungan Pembiayaan dari BNI Syariah dengan nilai Pembiayaan Rp. 8,8 Milyar dengan sumber pembayaran dari kupon CWLS. Kombinasi investasi dana wakaf di CWLS dan Pembiayaan Perbankan Syariah menjadi terobosan untuk mengembangkan aset wakaf produktif sehingga diharapkan dapat direplikasi untuk pembangunan rumah sakit mata berbasis wakaf di daerah lain.
“Saya mengapresiasi BWI dan Dompet Dhuafa dalam pembangunan retina dan Gloukoma Center,” tutup Wapres.





