Warga Palestina di Gaza Rela Berdesakan di Dapur Umum saat Buka Puasa

Ilustrasi Warga Palestina di Gaza mengantri makanan berbuka puasa di Dapur Umum/ foto: AP

GAZA – Penduduk Palestina yang berada di Gaza dan masih terus berada dalam hidup kesulitan harus rela antri makanan di dapur umum yang disediakan selama bulan Ramadan.

Dapur amal, atau T’kias, setiap harinya menyediakan makanan hangat kepada keluarga yang hidup dalam kemiskinan, yang jumlahnya banyak di wilayah yang diblokade Israel ini.

“Kebutuhan masyarakat dan kemiskinan meningkat akibat pengepungan Gaza dan banyak orang tidak punya makanan di rumah. Gagasan dapur umum ini adalah untuk menawarkan makanan siap saji kepada orang-orang, demi meringankan situasi sulit yang mereka alami,” ujar Saqr Al-Qaysim, pemilik “Dapur Rafah” kepada Associated Press.

Beruntung, bantuan amal dan dukungan sosial meningkat di bulan Ramadhan, di mana para donatur dan organisasi menyumbangkan lebih banyak makanan untuk keluarga.

Diketahui Gaza mengalami kemiskinan, dan kondisi sekitar 2,3 juta orang yang tinggal di wilayah tersebut terus memburuk sejak kelompok militan Islam Hamas merebut kekuasaan pada tahun 2007.

Kesulitan bagi para penduduk pun bertambah di bulan Ramadan ini, di mana pajak besar dikenakan oleh Hamas, seiring dengan melonjaknya harga pangan global akibat perang dan masalah rantai pasokan.

Advertisement