Warga Pesisir Lebak Banten Diminta Waspada Potensi Tsunami

Ilustrasi: Alat pendeteksi tsunami.

LEBAK –  Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lebak, Provinsi Banten mengingatkan warga yang berada di wilayah pesisir pantai selatan agar mewaspadai potensi tsunami.

“Untuk mitigasi bencana, kami mengoptimalkan kegiatan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat yang berasa di wilayah pesisir selatan Banten untuk mewaspadai potensi bencana tsunami,” kata Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Lebak Febby Rizky Pratama.

Masyarakat Kabupaten Lebak yang tinggal di kawasan pesisir selatan meliputi Kecamatan Wanasalam, Malingping, Cihara, Panggarangan, Bayah, Cilograng dan Cibeber diingatkan selalu waspada potensi bencana tsunami.

Dia menambahkan, Pemerintah daerah telah memetakan 120 titik di jalur evakuasi, termasuk arah petunjuk di kawasan pantai pesisir selatan untuk penyelamatan warga dari ancaman tsunami.

Pesisir selatan masuk daerah rawan tsunami karena terdapat pertemuan (tumbukan) lempeng di Samudera Hindia, Australia-Benua Asia.

“Kami mengapresiasi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyelenggarakan Sekolah Lapang Geofisika agar masyarakat pesisir dapat menyelamatkan diri bila terjadi tsunami dengan berlari ke perbukitan melalui jalur evakuasi dan berlindung di selter maupun bangunan tinggi,” katanya.

Advertisement

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here