FILIPINA – Wartawan Australia, koresponden ABC News, Adam Harvey tertembak peluru nyasar saat melakukan peliputan konflik di Marawi, Filipina.
Namun ia memastikan kondisinya kini baik-baik saja melalui akun twitternya, “‘Terima kasih semuanya, aku baik-baik saja. Peluru masih ada di leher saya, tapi saya telah kehilangan segala sesuatu yang penting, “kata Harvey, Kamis (15/6/2017) siang.
Sang adik, Claire Harvey mengatakan kepada radio 2GB bahwa ia mungkin harus menjalani operasi yang akan dilakukan di Singapura untuk melepaskan peluru tersebut.
“Kelihatannya peluru berada di celah antara bagian bawah helm dan bagian atas rompinya,” katanya.
Juru bicara ABC News mengkonfirmasi bahwa Harvey menerima perawatan medis karena cedera tersebut, yang tidak serius.





