Waspada, Awan Panas Gunung Sinabung Bisa Mengancam Setiap Saat

Ilustrasi Awan panas Sinabung/ Foto: Tempo.co

JAKARTA – Gunung Sinabung, yang terletak di Kabupaten Karo, Sumut masih akan terus aktif dalam waktu yang tak bisa ditentukan.

Pemerintah daerah didesak memperketat pengawasan agar tak ada lagi korban jiwa akibat erupsi Sinabung.

Kasbani, Kepala Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) menyampaikan, sejak dinaikkan statusnya menjadi awas, 2 Juni 2015 lalu, aktivitas Sinabung terus terpantau tinggi.

Meski fluktuatif, tapi hampir setiap hari gunung  setinggi 2.451 meter dpl itu erupsi. Paling tidak tercatat 2-3 kali Sinabung terbatuk dalam sehari.

”Erupsi disertai guguran awan panas dengan jarak lucur yang bervariasi,” tuturnya, seperti diberitakan JPNN , Senin (23/5).

Puncaknya, lanjut dia, guguran yang terjadi Sabtu (21/5). Guguran awan panas mencapai 4,5 Km dari puncak menuju tenggara-timur.

”Kemarin aktivitas vulkanis masih terjadi. Yakni pembentukan kubah lava yang roboh dan meluncur ke bawah sebagai awan panas,” ujarnya.

Aktivitas ini diprediksi bakal berlangsung lama. Pasalnya, dari pengamatan PVMBG, supply magma masih terus berlangsung. Hal ini diterlihat dari kegempaan maupaun kuba lava yang ditimbulkan Sinabung.

Advertisement