
SEJUMLAH varian baru virus hasil mutasi virus corona SARS-CoV2 penyebab Covid-19 yang berdaya tular lebih tinggi diduga sudah menyebar atau bertransmisi secara lokal di tengah masyarakat.
Sejauh ini dikenal tiga varian baru virus corona yakni B.1.1.7 dari Inggeris dan B.1.351 dari Afrika Selatan yang sudah menyebar di puluhan negara serta varian baru dari India B.1.617.
Varian B.1.617 sendiri disebut olah para ahli sebagai Variant of  Interest (VOI) karena keunikannya yakni bersifat double mutant atau mutasi ganda, (Variant Of Concern dan Variant of Consequenceâ VOC) karena cepatnya penyebarannya di India dan juga berisiko tinggi.
B.1.617 merupakan varian virus corona pertama yang diindikasikan bisa mempengaruhi sifat penularan, kepekaan alat tes, keparahan gejala dan kemampuannya menghindar dari sistem imunitas atau tidak terlacak oleh sitem antibodi.
Belum terkonfirmasi apakah varian B.1.617 membuat vaksin tidak efektif, tetapi yang jelas, memiliki lebih dari satu karakteristik varian lainnya yakni L452R, P681R, E484Q dan kemampuan berkembangnya kemungkinan lebih tinggi. B.1.617 juga berkembang menjadi B.1.617.1, B1.617.2 dan B1.617.3.
Seperti diungkapkan Jubir Satgas Covid-19 Kemenkes Siti Nadia Tarmizi baru-baru ini, varian B1.351 asal Afsel diketahui telah menginfeksi warga Bali yang specimennya diambil pada 25 Januari dan pada 25 Februari ia meninggal.
Pasien tersebut dikonfirmasi adalah pekerja sektor wisata yang sebelumnya belum pernah melakukan perjalanan ke luar negeri, namun sering berinteraksi dengan turis asing.
Korban yang sempat dirawat di ruang ICU sebuah rumah sakit di Bali karena mengalami gejala berat Covid-19 berdasarkan penelusuran kontak selanjutnya ditemukan seorang walau hanya bergejala ringan.
Transmisi Lokal B.1.617
Sedangkan terkait varian India B.1.617 pertama kali diketahui dari specimen dari seorang pasien di Jakarta yang juga tidak pernah melakukan perjalanan keluar negeri tetapi sering berinteraksi dengan orang asing.
Seorang WNA asal India yang diambil specimennya juga dikonfirmasi terpapar varian virus corona B.1.617 dan sampai saat ini masih dirawat di RSPI Sulianti Saroso, Jakarta dan kondisinya dilaporkan stabil.
Paparan varian virus B.1.1.7 yang trebanyak ditemukan di Indonesia yakni di enam provinsi sebanyak 13 kasus (empat kasus di Karawang, Jawa Barat), dan masing-masing satu kasus di Tapin (Kalsel), Balikpapan (Kalimantan Timur), Palembang, Medan, Tg Balai (Sumatera Utara) dan kota Bogor, sementara tiga kasus lain tidak diketahui lokasinya.
Jika transmisi lokal varian virus B.1.1.7 diduga sudah terjadi di Sumsel, Sumut dan Kalsel sejak Februari lalu, sejauh ini masih terus dikaji terkait transimisi lokal virus corona varian B.1.617 dan B.1.351.
Di India, ledakan kasus Covid-19 terjadi akibat kerumunan ribuan massa di sejumlah ritual keagamaan seperti menyucikan diri di Sungai Gangga dan sejumlah pemilu lokal yang terus digelar di tengah pandemi.
Jumlah korban terpapar Covid-19 di negeri Bollywood tersebut sudah melampaui 20 juta orang, yang meninggal lebih 200.000 orang dan, penambahan kasus harian sampai 400.000 orang, sementara 3.500Â orang meninggal tiap hari.
Mematuhi prokes 5M termasuk juga larangan mudik demi keselamatan dan kemaslahatan bersama dituntut agar kita semua terhindar dari bencana tsunami Covid-19 seperti terjadi di India saat ini.




