WHO: Omicron Sudah Menyebar di 57 Negara

JENEWA –  Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengumumkan varian baru virus korona Omicron telah terdeteksi di 57 negara.

“Bahkan jika tingkat keparahannya sama atau bahkan berpotensi lebih rendah daripada varian delta, diperkirakan pasien rawat inap akan meningkat jika lebih banyak orang terinfeksi dan akan ada jeda waktu antara peningkatan insiden kasus dan peningkatan insiden kematian,” kata WHO dalam laporan epidemiologi mingguannya.

Laporan itu mengatakan lebih banyak data diperlukan untuk menilai apakah varian Omicron dapat mengakibatkan berkurangnya perlindungan dari vaksin.

“Penelitian efektivitas vaksin sangat penting untuk memahami bagaimana vaksin melindungi terhadap infeksi, penyakit simtomatik dan parah, dan kematian,” ungkap WHO.

Omicron adalah varian SARS-CoV-2 kelima yang ditetapkan sebagai Varian Perhatian oleh WHO, mengikuti varian alfa, beta, gamma, dan delta.

Secara global, insiden kasus mingguan mendatar pada minggu 29 November hingga 5 Desember, dengan lebih dari 4 juta kasus baru yang dikonfirmasi.

“Kematian mingguan baru meningkat 10 persen dibandingkan dengan minggu sebelumnya, dengan lebih dari 52.500 kematian baru dilaporkan,” kata WHO, dikutip Anadolu Agency.

Wilayah Eropa yang mencakup 53 negara melaporkan insiden kasus mingguan tertinggi per 100.000 penduduk dengan 288,0 kasus baru per 100.000 penduduk, dan diikuti Wilayah Amerika dengan 91,4 kasus baru per 100.000 penduduk.

WHO mengatakan jumlah kasus Covid-19 yang dilaporkan di Afrika Selatan berlipat ganda seminggu sebelum 5 Desember menjadi lebih dari 62.000 kasus.

 

Advertisement