TANA TORAJA – Polisi mengatakan 18 warga Kabupaten Tana Toraja yang menjadi korban longsor adalah satu keluarga dan tengah berada dalam satu rumah yang sama, yang tertimbun longsor pada Sabtu (13/4) tengah malam.
Hingga saat ini 14 orang dipastikan tewas, dua dirawat, dan dua lainnya dalam pencarian. Ke-19 orang tersebut merupakan satu keluarga yang tengah berkumpul di satu tempat karena sedang menggelar acara, tepatnya di Kecamatan Makale, Kabupaten Tana Toraja (Tator), Sulawesi Selatan.
“Jadi 18 orang yang menjadi korban longsor itu adalah satu keluarga,” kata Ketua Tim Siaga Bencana Polres Tana Toraja AKP Guna Munda, Minggu (14/4), seperti dikutip dari Detik Sulsel.
Ia menjelaskan, mereka berkumpul di rumah korban bernama Rappe untuk menggelar kegiatan pelepasan salah satu keluarga sebelum berangkat ke perantauan. “Jadi mereka kumpul di satu rumah. Pemiliknya itu Rappe,” ujarnya.
Bencana longsor menerjang rumah tersebut pada Sabtu (13/4) sekitar pukul 23.30 Wita. Total tiga rumah rusak diterjang longsor, tapi dua unit di antaranya tidak berpenghuni.





