261 Pegawai BGN Dipecat, Ratusan Dapur MBG Ditutup karena Tak Penuhi Standar

JAKARTA, KBKNEWS.id – Badan Gizi Nasional (BGN) memulai operasi bersih-bersih di bawah kepemimpinan Kepala BGN yang baru, Sudaryono.

Langkah tersebut dilakukan dengan menindak pelanggaran disiplin pegawai sekaligus menutup ratusan dapur program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang tidak memenuhi standar.

Sudaryono mengumumkan sebanyak 261 pegawai non-ASN diberhentikan per 27 Juli 2026, terdiri dari 224 pegawai non-ASN dan 37 tenaga ahli karena pelanggaran disiplin.

Selain itu, BGN juga memproses pemecatan sembilan ASN dan PPPK yang diduga melakukan pelanggaran berat.

Tak hanya itu, 39 ASN lainnya dijatuhi sanksi disiplin ringan berupa mutasi, demosi, dan sanksi administrasi sesuai tingkat pelanggaran yang dilakukan.

Di sektor operasional, BGN menghentikan secara permanen 833 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau dapur MBG. Penutupan dilakukan karena pengelola tidak melakukan perbaikan setelah masa evaluasi berakhir.

Menurut Sudaryono, mayoritas dapur ditutup akibat persoalan higienitas, sanitasi, kualitas makanan, risiko keracunan, serta instalasi pengolahan air limbah (IPAL) yang tidak memenuhi standar keamanan pangan.

Sebaran dapur yang ditutup meliputi 98 dapur di Sumatera, 311 dapur di Jawa dan Madura, serta 424 dapur di Kalimantan hingga Papua.

BGN menegaskan langkah ini diambil untuk memastikan pelaksanaan program MBG berjalan sesuai standar dan menjamin keselamatan penerima manfaat.

Advertisement

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here