spot_img

3 Bulan Ribuan Pengungsi Mindanao Terlantar

MINDANAO – Penyerbuan besar-besaran tentara Filipina kepada BIFF (Bangsa Moro Islamic Freedom Fighter) di Mindanao, mengakibatkan puluhan ribu penduduk mengungsi karena takut menjadi korban. Sudah hampir 3 bulan warga tinggal dalam tenda-tenda darurat, dengan kondisi yang mengkhawatirkan.

Untuk membantu mereka Organisasi Pemuda Filipina, Youth For Peace Union Philippine dan Lembaga Kemanusiaan Indonesia, Dompet Dhuafa, bergandeng tangan memberikan bantuan kemanusiaan.

“Kemarin diserahkan bantuan makanan untuk 248 Kepala Keluarga yang mengungsi ke Desa Libutan, Distrik Mamasapano, Propinsi Maguindana, Mindanao, ” ujar Rama Adi Wibowo, Tim Kemanusiaan Dompet Dhuafa yang bertugas di Mindanao, kepada KBK, Selasa (12/5/2015).

Menurut Rama, tidak ada kendala dalam penyerahan bantuan tersebut karena organisasi pemuda Filipina, YPU Philippine,  dan Dompet Dhuafa berkoordinasi dengan ARMM-HEART (Autonomous Region of Muslim Mindanao – Human Emergency and Response Team) dan otoritas keamanan setempat. Masing-masing keluarga pengungsi mendapatkan Beras, Minyak goreng, Garam, Gula dan Sarden kemasan.

Ke depannya, kata Rama, Dompet Dhuafa bersama YPU Philippine akan melaksanakan peningkatan kapasitas bagi pemuda-pemuda dan NGO di Mindanao. Sehingga diharapan penangan pengungsi akan lebih baik.

spot_img

Related Articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here


spot_img

Latest Articles