spot_img

5 Kecamatan di NTT Rawan Pangan, Penduduk Makan Putak

NTT – Penduduk di 5 (Lima) Kecamatan di Kabupaten Timor Tengah Selatan,  Nusa Tenggara Timur,
mengalami rawan pangan, menyusul gagal panen karena kemarau panjang. Kecamatan itu di antaranya Kecamatan Amanuban Selatan,
Kecamatan Noebeba, Kecamatan Kualin, Kecamatan Kolbano, dan Kecamatan
Kuanfatu.

Awal Mei 2015 ini, aparat pemerintah setempat masih melakukan pendataan. Belum ada data aktual, namun diperkirakan sekitar 900 kepala keluarga di lima desa yang gagal panen yakni Desa Kualin, Toineke,Tuafanu,Tuapakas dan Oni dan dua Desa di Kecamatan Amanuban Selatan yakni Desa Oebelo dan Noemuke, demikian LKC Dompet Dhuafa NTT melaporkan.

Untuk meringankan beban penduduk setempat, LKC Dompet Dhuafa NTT melakukan Aksi Siaga Bencana, 7 s.d 8 Mei 2015. Aksi tersebut diadakan dalam bentuk pemeriksaan kesehatan dan pembagian bahan pangan berupa beras, telor, minyak goreng dan garam.

Aksi Siaga Bencana diadakan di dua wilayah kecamatan, yaitu Kecamatan Amanuban Selatan yang terdiri dari Desa Noemuke, Desa Oebelo, Desa Mio dan Kecamatan Kualin meliputi Desa Kiufatu dan Desa Toeneke.

“Untuk Kecamatan Amanuban Selatan diserahkan 176 paket bantuan dan 74 paket lainnya diserahkan di Kecamatan Kualin,” kata Drg. Martina Tirta Sari, Penanggung Jawab Gerai LKC Dompet Dhuafa NTT seperti dikutip dari lkc.or.id.

Ditambahkan Tata, begitu Drg. Martina Tirta Sari biasanya dipanggil, sepanjang Oktober 2014 hingga April 2015, kawasan aksi ini hanya diguyur hujan selama lima kali. Akibatnya, tanaman jagung milik para petani mengering tanpa bulir. Gagal panen membuat masyarakat terpaksa mengkonsumsi putak (bagian tengah batang pohon lontar) yang sering digunakan warga untuk pakan ternak.

“Sejak akhir Januari 2015 persediaan pangan sudah habis, untuk bertahan hidup bibit yang harusnya ditaman sudah ludes untuk konsumsi,” jelasnya.

Tata juga menyayangkan, rawan pangan sudah terjadi sejak Januari 2015, tapi pemerintah baru mulai melakukan pendataan. “Informasi terakhir belum adanya bantuan yang diterima masyarakat setempat,” ungkap Dokter Tata dalam laporannya yang dikirim kepada LKC Dompet Dhuafa Ciputat, Tangsel. -MJ/LKC

spot_img

Related Articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here


spot_img

Latest Articles