spot_img

34 Jemaah Indonesia Dipulangkan karena Tak Pakai Visa Haji, 3 Lainnya Diproses Hukum

MAKKAH – Sebanyak 34 dari 37 Warga Negara Indonesia (WNI) yang ditangkap aparat keamanan Arab Saudi karena menggunakan visa nonhaji akhirnya dipulangkan ke Tanah Air. Tiga orang lainnya akan menjalani proses hukum.

Keterangan ini disampaikan oleh Konsul Jenderal RI di Jeddah, Yusron B. Ambary. Menurut Yusron, tim perlindungan jemaah KJRI Jeddah terus mendampingi pemeriksaan 37 WNI tersebut.

“Alhamdulillah, dalam pendampingan tersebut, 34 jemaah dinyatakan bebas dan telah kembali ke Indonesia dengan penerbangan Qatar Airways,” tutur Yusron, dilansir dari laman resmi Kemenag.

“Sementara, tiga orang lainnya yang ditengarai sebagai koordinator dengan inisial SJ, SY dan MA saat ini masih berada di Kejaksaan di Madinah untuk proses hukum lebih lanjut,” sambungnya.

Yusron menambahkan, KJRI Jeddah akan memastikan hak-hak hukum WNI tersebut terpenuhi.

Berdasarkan pengakuan 34 jemaah yang sudah pulang, mereka menyadari bahwa mereka datang ke Arab Saudi dengan visa ziarah, bukan visa haji.

“Mereka dijanjikan oleh seorang oknum, mukimin WNI yang tinggal di Makkah untuk mendapatkan tasreh haji dan masing-masing membayar 4.600 Riyal,” ungkap Yusron.

KJRI Jeddah menegaskan bahwa visa yang dapat digunakan untuk ibadah haji adalah visa haji reguler atau haji khusus yang diterbitkan berdasarkan kuota yang telah ditetapkan oleh pemerintah Arab Saudi.

Selain itu, ada juga visa mujamalah yang merupakan undangan dari Kerajaan Arab Saudi kepada individu-individu tertentu di tanah air. Bagi mereka tidak perlu ada kekhawatiran.

“Sementara untuk visa-visa lainnya masyarakat dapat bijak dalam melihat tawaran-tawaran haji dari pihak pihak yg tak bertanggung jawab. Pastikan jenis visa Anda sebelum ada berangkat ke Tanah Suci,” pungkas Yusron.

spot_img

Related Articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here


spot_img

Latest Articles