Gunung Kanlaon di Filipina Erupsi, Ribuan Orang Dievakuasi

Gunung Kanlaon di Filipina Erupsi. (Foto: ANTARA/Xinhua/Kantor Informasi Provinsi Sorsogon)

MANILA – Sedikitnya 2.800 orang mengungsi ke pusat evakuasi akibat abu, gas, dan ancaman lahar setelah Gunung Berapi Kanlaon di Filipina tengah meletus, Senin (3/6/2024) malam.

Menurut laporan Institut Vulkanologi dan Seismologi Filipina (PIVS) pada Selasa, Gunung Kanlaon di Pulau Negros meletus selama enam menit, mengirimkan gumpalan vertikal setinggi 5 km ke atmosfer.

PIVS menaikkan tingkat kewaspadaan gunung berapi tersebut dari level 1 menjadi level 2 pada skala nol hingga lima, dan memperingatkan kemungkinan letusan yang lebih eksplosif.

Pihak berwenang di Kota Canlaon, Provinsi Negros Oriental, memerintahkan masyarakat yang tinggal di tepian sungai di hilir gunung berapi untuk meninggalkan rumah mereka dan menghentikan pekerjaan yang tidak perlu.

Beberapa penerbangan ke dan dari Bacolod, ibu kota provinsi dan bandara besar terdekat ke gunung berapi, dibatalkan.

Filipina berada di “Cincin Api” Pasifik yang aktif secara seismik, di mana lebih dari separuh gunung berapi di dunia berada. Kanlaon adalah salah satu dari 24 gunung berapi aktif di Filipina.

Erupsi Pinatubo pada 1991, sekitar 100 km dari Manila, adalah letusan gunung berapi terkuat di negara ini dalam beberapa tahun terakhir, menewaskan lebih dari 800 orang.

Advertisement

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here