5 Indikasi Sifat Sombong dalam Beramal, Waspada!

Ilustrasi sombong. (Foto: Fresh Wallpapers)

“Sesungguhnya Dia tidak menyukai orang-orang yang menyombongkan diri.”
(QS An Nahl: 23)

JAKARTA – Seringkali kita melihat orang-orang yang bangga atas amal kebaikan yang mereka lakukan. Adakah kita termasuk dalam kelompok tersebut?

Ada yang membanggakan diri dengan banyaknya ayat Al-Qur’an yang dihafalkannya. Ada juga yang sombong karena dermawan dalam bersedekah.

Tak jarang pula yang sombong dengan panjangnya hijab yang menutupi seluruh tubuhnya. Bahkan, ada yang merasa superior karena memiliki banyak pengikut atau jemaah.

Namun, kita seharusnya waspada. Karena, salah kaprah jika amal kebaikan justru membuat kita sombong dan congkak.

Sebab, Iblis dahulu adalah seorang yang rajin beribadah dengan melakukan banyak amal kebaikan. Namun, rasa bangga atas kesuciannya membuatnya meremehkan makhluk lain hingga akhirnya jatuh ke dalam neraka.

Dilansir dari tabungwakaf.com, berikut lima indikasi adanya sifat sombong dalam beramal yang perlu kita waspadai:

1. Marah jika Orang Tidak Tahu Siapa Kita

“Saya yang mewakafkan ribuan hektare tanah untuk umat, kamu tak tahu siapa saya?”

“Bagaimana, sih, kok, kamu tidak tahu saya siapa? Keluarga saya seluruhnya adalah penghafal Qur’an.”

“Wawasan kamu kurang! Saya penulis ratusan novel best seller, kok, bisa kamu tidak kenali saya!”

Marah ketika ada yang tidak mengenali kita atau tidak mengetahui jasa-jasa dan amalan kebaikan kita merupakan tanda-tanda adanya benih kesombongan.

Segera perbanyak istigfar dan sadari bahwa makhluk manapun tidak ada yang pantas menyombongkan diri.

2. Memandang Rendah Orang Lain

“Kamu hafalan Qur’an nggak nambah-nambah, sedekah juga segitu-gitu aja dari dulu! Saya saja di sela kesibukan masih bisa nambah hafalan satu juz tiap pekan! Padahal, jadwal isi pengajian saya padat.”

Waspadai setan yang membisikkan kesombongan dalam hati kita, sehingga sebesar apapun amalan kebaikan yang kita lakukan akan bernilai nol. Tidak ada tempat di surga bagi orang sombong.

“Tidak akan masuk surga seseorang yang di dalam hatinya terdapat kesombongan sebesar biji sawi.”

Ada seseorang yang bertanya, “Bagaimana dengan seorang yang suka memakai baju dan sandal yang bagus?”

Beliau menjawab, “Sesungguhnya Allah itu indah dan menyukai keindahan. Sombong adalah menolak kebenaran dan meremehkan orang lain.” (HR Muslim no 91)

3. Menolak Nasihat Orang Lain

Tanda kesombongan lainnya adalah menolak nasihat dari orang lain. “Jam terbang saya mengisi kajian lebih banyak dari Anda! Anda punya hak apa menguliahi saya?”

Ketika seseorang sudah menolak dinasihati karena merasa dirinya besar dan lebih banyak amalan, maka jelas kesombongan sudah singgah di hatinya.

4. Merasa Pantas Masuk Surga

Pernah merasa diri pantas masuk surga? Waspadalah, banyak orang yang tertipu dengan amalannya sendiri. Disangkanya amalan itu akan membawa ke surga, faktanya, amalan tersebut menjadikannya sombong sehingga ia justru mendekam di neraka.

“Ataukah kamu mengira kamu akan masuk surga, padahal belum datang cobaan seperti yang dialami oraqng-orang terdahulu seperti kamu?” (QS Al Baqarah: 214)

Sungguh, rugi jika amalan kebaikan yang kita lakukan malah membuat kita terpental dari rahmat Allah karena merasa diri suci. Na’udzubillah min dzalik. Mari kita pastikan amalan-amalan yang kita lakukan tak mengantar kita pada kesombongan

Advertisement

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here