6.000 Lulusan S2–S3 Putus Asa Cari Kerja, LPEM FEB UI Ungkap Akar Masalah

Pendaftar membludak setiap kali digelar bursa kesempatan kerja, mencerminkan ketimpangan antara jumlah pencari kerja dan lowongan tersedia (ilustrasi: Jawa Pos)

JAKARTA, KBKNEWS.id – LPEM FEB UI menyoroti meningkatnya jumlah penduduk usia produktif yang menyerah mencari pekerjaan, bahkan sekelas lulusan S2 dan S3.

Dalam laporan Labor Market Brief Volume 6 Nomor 11 berjudul “Membaca Sinyal Putus Asa di Pasar Kerja Indonesia”, para peneliti menyebut fenomena ini sebagai indikator melemahnya dinamika pasar tenaga kerja.

Mereka yang putus asa berasal dari berbagai tingkat pendidikan, termasuk ribuan lulusan pascasarjana. “Sebagian merasa peluang kerja memang tidak tersedia,” tulis laporan tersebut. Ada pula yang menilai pengalaman kerjanya kurang, keterampilan tak sesuai kebutuhan industri, atau merasa usia menjadi hambatan.

LPEM FEB UI menegaskan bahwa fenomena discouraged workers tidak boleh dianggap kecil. Lonjakan jumlah penduduk yang menyerah dalam setahun terakhir menunjukkan pergeseran besar. Data menunjukkan 1,87 juta orang sudah putus asa per Februari 2025, naik dari 1,68 juta pada Februari 2024.

Berdasarkan olahan Sakernas 2025, kelompok terbesar yang menyerah mencari kerja berasal dari lulusan SD atau tidak tamat SD sebesar 50,07 persen. Disusul SMP 20,21 persen, SMA 17,29 persen, dan SMK 8,09 persen. Lulusan S1 mencapai 2,42 persen, sementara lulusan S2–S3 tercatat 0,35 persen atau lebih dari 6.000 orang.

Laki-laki menyumbang sekitar 69 persen dari total penganggur putus asa. Laporan menyebut hal itu terkait norma sosial yang menempatkan laki-laki sebagai pencari nafkah utama sehingga tekanan psikologisnya lebih besar. Pada perempuan, keputusasaan sering dipicu minimnya dukungan pengasuhan, diskriminasi usia, serta norma domestik yang menghambat kesempatan kerja.

Bank Dunia juga menilai peluang kerja formal yang ramah perempuan masih terbatas, sehingga banyak yang akhirnya berhenti mencari meski memiliki keinginan bekerja.

Advertisement

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here