Warga Bener Meriah Minta Pemerintah Tangani Gajah Liar yang Berkeliaran di Pemukiman

Ilustrasi gajah liar mengamuk/ Ist

BANDA ACEH – Gajah Sumatera kembali merusak satu unit rumah warga di Desa Blang Rakal Kecamatan Pintu Rime Gayo Kabupaten Bener Meriah.

Kepala Desa Blang Rakal Rahmadi mengatakan warga meminta pemerintah segera tangani persoalan konflik satwa liar tersebut, karena dalam pekan ini satu rumah yang dirusak kawanan gajah,  sudah lapor ke kecamatan dan kabupaten tapi belum ada solusi soal konflik satwa liar.

Dia menyebutkan dalam sebulan terakhir ini terpantau sekitar tujuh ekor gajah liar dalam kawanan yang masuk ke permukiman di Blang Rakal, sehingga membuat warga resah.

Akibatnya banyak tanaman di kebun warga seperti pohon pinang, pohon pisang bahkan pohon durian ditumbangkan oleh kawanan gajah liar tersebut.

“Jadi kami masyarakat sangat resah dengan keberadaan gajah liar ini. Konflik satwa ini sudah sejak 2014, kadang keluar (dari kampung), enam bulan ke depan datang lagi,” katanya, dikutip Antara.

Selama ini, kata dia, warga melakukan penyisiran bersama petugas Conservation Response Unit (CRU) Das Peusangan Bener Meriah, dengan menggunakan petasan api yang terbatas jumlahnya.

“Harapan kami segera ada tanggapan dari pemerintah daerah untuk mengeluarkan gajah-gajah liar ini dari kampung kami,” katanya.

 

Advertisement