Dompet Dhuafa dan Pondok Pesantren Izzatullah Inisiasi eTahfizh Palembang

PALEMBANG – Dompet Dhuafa Pendidikan dan Jaringan Sekolah Indonesia yang membawahi eTahfizh, dan Dompet Dhuafa Sumatra Selatan, melakukan kunjungan ke Pondok Pesantren Izzatullah pada 13 – 14 Februari 2020.

Kunjungan tersebut dimaksudkan untuk membicarakan lebih lanjut rencana inisiasi eTahfizh Palembang.

“Kami telah membuat gambar arsitekturnya untuk rencana inisiasi eTahfizh Palembang. Kami rencanakan untuk membangun masjid sekaligus berfungsi sebagai Islamic Center dan gedung empat lantai untuk ruang belajar,” ujar Habib Abdullah, pemilik pesantren,  di sela-sela pembicaraan sambil mengirimkan gambar arsitektur melalui pesan whatsapp.

“Dompet Dhuafa Pendidikan memiliki mimpi untuk menginisiasi eTahfizh di 100 kota di 5 benua. Maka suatu keniscayaan bagi kami untuk bersinergi dengan berbagai pihak yang memiliki spirit dan visi sama. Ini adalah gerakan kebaikan bersama. Ikhtiar melahirkan generasi hafizh Qur’an pemimpin peradaban. Kami senang sekali Pesantren Izzatullah bergabung bersama Dompet Dhuafa Pendidikan dalam gerakan kebaikan ini,” sambut Muhammad Syafi’ie el-Bantanie, selaku Direktur DD Pendidikan.

“Mengapa konsepnya tidak sekadar masjid. Namun juga berfungsi sebagai Islamic Center? Harapan kami, di lokasi tersebut nantinya menjadi pusat gerakan dan kajian keislaman yang mencahayai wilayah Gandos, Palembang,” sambung Hardi, tim Habib Abdullah, dilansir dompetdhuafa.org.

Kedua pihak kemudian melakukan visitasi ke lokasi yang rencananya akan dibangun eTahfizh Palembang.

“Targetnya eTahfizh Palembang bisa beroperasi pada tahun ajaran 2021/2022. Sementara itu, kurikulum eTahfizh akan kami uji coba di Pesantren Izzatullah dalam rentang Maret sampai tahun ajaran baru. Sehingga, ketika eTahfizh Palembang beroperasi, konsep eTahfizh sudah bisa dijalankan dengan baik,” papar Habib Abdullah, yang juga merupakan Dosen UIN Raden Fatah, Palembang.

Menjelang Ashar, kedua pihak telah mencapai kata mufakat untuk menjalin kerja sama menginisiasi eTahfizh Palembang.

Pertemuan dilanjutkan esok hari di kantor Dompet Dhuafa Sumatera Selatan untuk penandatanganan nota kesepahaman antara Dompet Dhuafa Pendidikan dengan Pondok Pesantren Izzatullah.

Nota kesepahaman ditandatangani bersama oleh Dompet Dhuafa Pendidikan, yang diwakili oleh Muhammad Syafi’ie el-Bantanie selaku Direktur, dan Pondok Pesantren Izzatullah, yang diwakili oleh Habib Abdullah sebagai Mudir. Penandatanganan nota kesepahaman disaksikan oleh Mulyadi Saputra, Antoni, Hardi, serta tim Dompet Dhuafa Sumatera Selatan.

 

Advertisement