TEHERAN – Iran membatasi gerakanĀ jurnalis dan pengguna media sosial, dan meminta wartawan hanya melaporkan informasi resmi dari pemerintah terkait corona.
Teheran telah menanyai atau menahan wartawan yang menentang atau mempertanyakan laporan-laporan resmi, dan memperingatkan bahwa mereka yang menerbitkan statistik selain angka resmi pemerintah akan ditangkap.
VOA melaporkan, dalam satu kasus, seorang jurnalis terpaksa menarik komentarnya yang dibuat di media sosial.
Kementerian kesehatan Teheran pada Rabu (25/3/2020) melaporkan lebih dari 27.017 kasus dan 2.077 kematian.
Namun direktur darurat untuk Organisasi Kesehatan Dunia (World Health Organization/WHO) mengatakan, jumlah sebenarnya bisa ālima kali lebih tinggi.ā





