Gelar Tasyakur 16 Tahun, Klinik RBC Berikan Paket Budidaya Lele pada Dhuafa

BANDUNG – Rumah Bersalin Cuma-Cuma (RBC) mengadakan acara Tasyakur Bi ni’mah 16 Tahun RBC pada Jum’at (23/10/2020).

Acara tasyakur diisi dengan memberikan pelatihan dan pemberian paket budidaya ikan lele dan kangkung di ember, pemberian paket sembako dan pembagian bingkisan untuk keluarga dan anak yatim dan dhuafa di komplek Pesantren At-Tazhimiyyah, Holis, Bandung.

RBC adalah program kesehatan yang berada di bawah Sinergi Foundation yang merupakan LAZ tingkat provinsi Jawa Barat. Sudah 16 Tahun Rumah Bersalin Cuma-Cuma (RBC) membantu persalinan keluarga dhuafa, telah berkontribusi lebih 202.449 layanan kesehatan, dan menjadi saksi lebih dari 9336 kelahiran bayi dari keluarga yang kurang mampu.

“Semoga wakaf para muwaqqif, jadi amal jariyah yang terus mengalir,” ujar CEO Sinergi Foundation Asep Irawan.

Menurut pengasuh pesantren attazhimiyah, buya Aom, pihaknya merasa sangat bersyukur dengan adanya kerjasama wakaf dengan RBC. “Selain wakaf tanah, saya juga terus mendoakan untuk kemajuan dan kelancaran klinik RBC” , tambahnya.

Layanan RBC mulai beroperasi mulai tahun 2004 di Jalan Holis Bandung, dengan bangunan seluas 700 meter persegi dengan 5 ruang rawat inap dengan kapasitas 2-3 tempat tidur di setiap ruangan. Pada tahun 2010, RBC memutuskan untuk memperluas jangkauan layanan dengan membuka cabang di Jalan Raya Soreang, Katapang.

Untuk mendapatkan fasilitas bersalin di RBC, pasien harus memenuhi kriteria dari 8 golongan penerima zakat serta mendaftarkan diri dengan melengkapi berkas pendaftaran. Setelah itu, pihak RBC akan melakukan survei dengan mendatangi rumah calon member dan jika sudah terverifikasi maka pasien akan dijadikan member.

Meskipun gratis, setiap pasien dhuafa diberikan pelayanan yang prima dan sama seperti pelayanan yang berbayar. mereka mendapatkan fasilitas kesehatan gratis diantaranya pemeriksaan kehamilan, persalinan hingga pemantauan tumbuh kembang anak sampai usia 1 tahun. Tak hanya itu, pasien juga diberdayakan dalam program pemberdayaan dengan diberikan pelatihan untuk mengembangkan tingkat ekonomi mereka.

 

Advertisement