MAMUJU – Kondisi Kabupaten Mamuju dan Majane sudah berangsur pulih pascagempa M6,2 yang mengguncang Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) pada 15 Januari 2021 lalu. Beberapa fasilitas publik yang ada juga sudah berfungsi kembali.
Meski demikian, hingga saat ini Disaster Management Center (DMC) dan para relawan Dompet Dhuafa masih menemani para penyintas yang bertahan di pengungsian.
Manager Infokom Disaster Management Center Dompet Dhuafa, Ahmad Baihaqi Manglu, mengatakan bahwa berdasarkan laporan tim di lokasi, sebagian besar pengungsi sudah kembali ke rumah masing-masing. Bahkan, ada yang mengamankan diri ke luar daerah.
Baihaqi mengungkapkan, kendala yang dihadapi saat ini di antaranya sulitnya bahan pangan karena kegiatan ekonomi seperti warung makan masih tutup. Ketersediaan alat transportasi darat untuk kebutuhan distribusi logistik juga masih kurang maksimal.
“Sinyal komunikasi sudah normal. Penerangan listrik sebagian besar sudah hidup kembali,” terang Baihaqi.
Ia juga menyampaikan berbagai aktivitas yang dilakukan DMC Dompet Dhuafa dalam membantu penanganan pascagempa Sulbar. Yakni, nelakukan setup Dapur Umum di Dusun Tugu Masigi Desa Tubo Poang, Kecamatan Sendana, Majene, menyalurkan bantuan berupa tiga paket family kit di Dusun Liba, Desa Salutambung, Kecamatan Ulumanda, Kabupaten Majene.




