IZI Berikan Bantuan kepada 17.845 Keluarga Tangguh yang Terdampak Covid-19

JAKARTA – Di bulan Agustus ini demi membantu pemerintah dalam terus menurunkan angka kasus Covid-19 di Indonesia dan juga mengembangkan pelayanan lanjutan bagi keluarga yang terpapar Covid-19, Lembaga Amil Zakat Nasional (LAZNAS) Inisiatif Zakat Indonesia (IZI) mengadakan Public Expose yang bertemakan “Layanan Lanjutan Covid-19 Program Keluarga Tangguh” secara hybrid dan juga disiarkan secara Live Youtube Channel INIZIATV, Rabu (11/8/2021).

Acara ini dihadiri oleh Drs. Tarmizi Tohor, MA (Direktur Pemberdayaan Zakat & Wakaf Kementerian Agama RI), Prof. Dr. K.H. Noor Achmad, M.A (Ketua Baznas RI), Dewi Nur Aisyah (Ketua Bidang Data & IT, Satgas Penanganan Covid-19 RI), Wildhan Dewayana (Direktur Utama Laznas IZI), Nana Sudiana (Direktur Pendayagunaan IZI).

Nana sudiana mengatakan Program Keluarga Tangguh merupakan program lanjutan dan hal ini menjadi kepedulian nyata bahwa bantuan yang harus diberikam harus terintegrasi dengan yang lainnya.

“Kita akan bantu secara sustain dari dampak covid yg luar biasa, karena pandemi ini berdampak untuk ekonomi, keluarga, kesehatan,” ucapnya.

Harapannya, lanjut dikatakan Nana kami bisa memenuhi kebutuhan mustahik dari bantuan pangan, ekonomi, pendidikan dan kami bisa membantu dari sisi spiritualnya.

Tarmidzi Tohor mengapresiasi dan mendukung program IZI untuk korban Covid-19 yang mencapai 38.805 paket bantuan dengan beragam jenis. Dirinya juga menginginkan antara lembaga zakat bisa saling berkordinasi dengan baznas dan kemenag sehingga bisa seragam secara pemahamannya karena kalau tidak bisa membingungkan.

“Saya mengajak fokus utk bantuan terkai dengan covid ini, itu tetap kita lanjutkan,” ujar Tarmidzi.

Program Keluarga Tangguh merupakan salah satu program bantuan bagi keluarga yang terdampak atau terpapar virus Covid-19, perbedaannya dengan program sebelumnya adalah Program Keluarga Tangguh memberikan bantuan yang multibidang sesuai kebutuhan keluarga yang terdampak, harapannya bantuan yang diberikan dapat memenuhi kebutuhan baik dari aspek kesehatan, pangan, spiritual, pendidikan dan atau ekonomi.

Sasaran penerima manfaat program ini adalah keluarga yang terpapar virus Covid-19 dan sedang menjalani isolasi mandiri dengan prioritas korban PHK, buruh kontrak, buruh harian, UMKM dan lainnya, adapun kategori penerima manfaat yaitu minimal hari pertama terpapar Covid-19 atau maksimal 2 bulan setelah terpapar Covid-19.

“Jumlah target dari penerima manfaat program ini memperingati hari kemerdekaan Republik Indonesia yaitu sejumlah 17.845 penerima manfaat,” sambung Nana.

Program Keluarga Tangguh terdiri dari Bantuan Awal yang terdiri dari Bantuan support pangan, Paket Sembako, Paket Suplemen, dan Paket Vitamin.

Kemudian yang kedua adalah Bantuan Lanjutan yaitu bantuan multibidang yang sesuai dengan kebutuhan mustahik Bantuan Modal Usaha, Bantuan Pendidikan, peningkatan spiritual Layanan Ambulance & Mobil Jenazah, yaitu pengantaran pasien dari rumah ke Rumah Sakit dan Pengantaran Jenazah dari rumah atau Rumah Sakit ke tempat pemakaman.

Adapun wilayah dari berjalannya program ini adalah wilayah Sumatera Utara, Sumatera Barat, Riau, Lampung, Bengkulu, Sumatera Selatan, Lampung, Banten, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Yogyakarta, Jawa Timur, Kalimantan Timur, Kalimantan Utara, Sulawesi Tengah, Sulawesi Tenggara, Sulawesi Selatan.

Advertisement